Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi gelar ketiga berturut-turut (hattrick) yang diraih Saskia di level WKF Youth League. Catatan gemilang ini semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu aset paling berharga yang dimiliki Indonesia di arena karate internasional.
Perjalanan Tangguh Menuju Podium Utama
Langkah Saskia menuju podium tertinggi tidaklah mudah. Ia harus melewati hadangan sejumlah karateka tangguh dari berbagai negara. Di babak awal, ia berhasil mengatasi perlawanan atlet senegaranya, Cheisya Aurelia Kristanto.
Ketangguhan mental Saskia kian teruji saat ia menundukkan atlet asal Ukraina, Nika Akindikova. Pada babak penentuan, Saskia tampil garang dan memastikan medali emas setelah mengalahkan Ciara Brandauer, atlet berbakat asal Portugal.
Fokus pada Karya Nyata
Pelatih Karate Gorontalo, Ricky Dama, yang mendampingi langsung perjuangan Saskia, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kedisiplinan dan latihan keras yang tak kenal lelah.
“Ini adalah hasil nyata dari proses panjang. Kami selalu menekankan kepada atlet untuk tetap rendah hati dan terus bekerja keras. Hasil di Manila adalah bukti bahwa kami lebih fokus berkarya nyata daripada berkarya kata,” tegas Ricky dengan nada bangga.
Apresiasi dari Gorontalo
Prestasi luar biasa ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Gorontalo, Danial Ibrahim. Ia menyebut Saskia telah memberikan kebanggaan besar bagi masyarakat Gorontalo dan Indonesia pada umumnya.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Kami di daerah akan terus mendukung penuh. Harapannya, Saskia tidak cepat puas dan bisa terus mengharumkan nama Gorontalo di berbagai ajang internasional ke depan,” ujar Danial.
Dengan rentetan prestasi yang diraihnya, nama Saskia Putri Salurante kini menjadi ancaman serius bagi lawan-lawannya di kancah dunia. Ia telah menjelma dari sekadar harapan daerah menjadi pahlawan olahraga nasional yang patut diperhitungkan di level WKF.
Sumber: nusatimes.id
https://www.nusatimes.id/saskia-tak-terbendung-emas-lagi-di-karate-one-youth-league-manila-2026/
